hari ini aku akan lebih menghargai hidupku untuk lebih semangat dari hari kemarin.
kemarin adalah saat saat kesusahanku yang aku alami selama kurang lebih 7 bulan.
badanku kurus dan tak sehat seperti dulu lagi, tapi aku bersyukur.. dengan masalah yang kualami ini aku lebih belajar untuk menghargai diri dan hidupku untuk menjadi lebih baik lagi .
aku masih punya kedua orang tua yang harus aku hidupi.
aku harus lebih semangat lagi ,
perjuanganku merjuangin bayu sampai majang'' hal yang buat aku di caci aku acuhin supaya bayu tahu kalau aku sungguh-sungguh , tapi..
ternyata itu juga nggak ngefect. yasudahlah, aku stop aja.
toh dia lebih peduli dengan status nida.
aku ga marah, aku bukan apa-apanya bayu.
cuma, aku cemburu, dalam hati aku nangis.
tapi.., yasudahlah..
aku mikir lagi, siapa aku berani cemburu'' sama orang lain.
aku emang stalker, tapi... itu kemarin... nggak untuk sekarang.
bayu ? aku minta maaf kalau aku udah stalker selama ini, stalker status nida dan kamu/
aku uudah nggak benci lagi dengan nida, begitu pun kamu.
kalau kamu perhatian dengan nida saat ini, dan kemudian dimasa mendatang kamu dengan dia, aku nggak akan marah lagi sama kamu, aku nggak akan marah lagi sama diri aku.
itu kehidupanmu, bukan kehidupanku.
kehidupanmu udah berbeda banget sama aku,
kemarin... aku begitu semangat buat merjuangin cinta aku ke kamu, tapi... setelah tanggal tanggal istimewa di bulan februari ini aku tidak mendapatkan respon dari kamu, aku mutusin untuk berhenti. berhenti buat nggak merjuangin kamu lagi, aku ingat kata-kata kamu, kalau kita jodoh nanti pasti ketemu.
tapi bagiku kata-kata itu terlalu naif, karena jodoh itu dicari, bukan diam untuk minta dipertemukan.
tapi, aku berhenti buat berjuang demi cinta ke kamu bukan berarti aku akan memilih laki-laki lain saat ini. bukan itu.
aku akan berjuang untuk hidupku, banyak hal yang harus aku urus.
maafin aku kalau nanti aku nggak nemuin kamu karena aku udah nggak mau lagi memperjuangin orang yang udah nggak ada rasa lagi ke aku, kemarin..
aku merjuangin cinta aku ke kamu iu aku dan mamakku bermimpi bahwa kita akan bersama, makannya aku merjuangin kamu lebih dan lebih walaupun tidak maksimal.
tapi.. mamkku juga bermimpi bahwa kamu sok nggak tahu tentang aku, cuek tentang aku, pura'' nggak kenal aku lagi.
aku sebenarnya nggak pengen nglakuin ini, tapi kelihatannya ini yang terbaik.
kamu hidup dengan adik yang kamu sayangi ataupun wanita yang satu kampus denganmu.
aku hidup dengan tuntutan-tuntutan orang tua ku, dan nggak tahu kapan aku harus menyayangi seseorang (lagi).
nanti... kalau aku dengar kamu sudah suka dengan wanita lain,.
saat itulah aku akan benar'' pergi. dan akan benar'' menjauh, sejauh jauhnya dari kamu.
aku mungkin tidak tinggal di jawa lagi.
untuk saat ini.. aku memintamu untuk menjaga hatimu.
tapi... itu terserah dirimu lagi,
aku pasrah, aku serahin semuanya sama Allah.
what best for me.
what best for you.
hari ini tanggal 20 februari. aku mutusin buat nggak lagi terlalu stalking sama kamu. komentar dan statusmu udah buat aku semakin sadar dan bangun dari harapan-harapan ku.
kemarin adalah saat saat kesusahanku yang aku alami selama kurang lebih 7 bulan.
badanku kurus dan tak sehat seperti dulu lagi, tapi aku bersyukur.. dengan masalah yang kualami ini aku lebih belajar untuk menghargai diri dan hidupku untuk menjadi lebih baik lagi .
aku masih punya kedua orang tua yang harus aku hidupi.
aku harus lebih semangat lagi ,
perjuanganku merjuangin bayu sampai majang'' hal yang buat aku di caci aku acuhin supaya bayu tahu kalau aku sungguh-sungguh , tapi..
ternyata itu juga nggak ngefect. yasudahlah, aku stop aja.
toh dia lebih peduli dengan status nida.
aku ga marah, aku bukan apa-apanya bayu.
cuma, aku cemburu, dalam hati aku nangis.
tapi.., yasudahlah..
aku mikir lagi, siapa aku berani cemburu'' sama orang lain.
aku emang stalker, tapi... itu kemarin... nggak untuk sekarang.
bayu ? aku minta maaf kalau aku udah stalker selama ini, stalker status nida dan kamu/
aku uudah nggak benci lagi dengan nida, begitu pun kamu.
kalau kamu perhatian dengan nida saat ini, dan kemudian dimasa mendatang kamu dengan dia, aku nggak akan marah lagi sama kamu, aku nggak akan marah lagi sama diri aku.
itu kehidupanmu, bukan kehidupanku.
kehidupanmu udah berbeda banget sama aku,
kemarin... aku begitu semangat buat merjuangin cinta aku ke kamu, tapi... setelah tanggal tanggal istimewa di bulan februari ini aku tidak mendapatkan respon dari kamu, aku mutusin untuk berhenti. berhenti buat nggak merjuangin kamu lagi, aku ingat kata-kata kamu, kalau kita jodoh nanti pasti ketemu.
tapi bagiku kata-kata itu terlalu naif, karena jodoh itu dicari, bukan diam untuk minta dipertemukan.
tapi, aku berhenti buat berjuang demi cinta ke kamu bukan berarti aku akan memilih laki-laki lain saat ini. bukan itu.
aku akan berjuang untuk hidupku, banyak hal yang harus aku urus.
maafin aku kalau nanti aku nggak nemuin kamu karena aku udah nggak mau lagi memperjuangin orang yang udah nggak ada rasa lagi ke aku, kemarin..
aku merjuangin cinta aku ke kamu iu aku dan mamakku bermimpi bahwa kita akan bersama, makannya aku merjuangin kamu lebih dan lebih walaupun tidak maksimal.
tapi.. mamkku juga bermimpi bahwa kamu sok nggak tahu tentang aku, cuek tentang aku, pura'' nggak kenal aku lagi.
aku sebenarnya nggak pengen nglakuin ini, tapi kelihatannya ini yang terbaik.
kamu hidup dengan adik yang kamu sayangi ataupun wanita yang satu kampus denganmu.
aku hidup dengan tuntutan-tuntutan orang tua ku, dan nggak tahu kapan aku harus menyayangi seseorang (lagi).
nanti... kalau aku dengar kamu sudah suka dengan wanita lain,.
saat itulah aku akan benar'' pergi. dan akan benar'' menjauh, sejauh jauhnya dari kamu.
aku mungkin tidak tinggal di jawa lagi.
untuk saat ini.. aku memintamu untuk menjaga hatimu.
tapi... itu terserah dirimu lagi,
aku pasrah, aku serahin semuanya sama Allah.
what best for me.
what best for you.
hari ini tanggal 20 februari. aku mutusin buat nggak lagi terlalu stalking sama kamu. komentar dan statusmu udah buat aku semakin sadar dan bangun dari harapan-harapan ku.

0 komentar:
Posting Komentar