2015 ini adalah hal baru yang harus aku lakukan, hal baru, massa baru dan keadaan baru untukku.
Dimana saat aku bisa merangkul sebuah bahu untuk bersHiandar kini tidak lagi. Apapun yang dulu aku lakukan tidak lagi.
Pada awalnya, semua ini tidak bisa aku lalui, tapi aku mencoba untuk tegar aku menunggu semuanya untuk kembali seperti sedia kala, namun... ternyata semuanya sudah tidak dapst diperbaiki lagi. Aku menangis.
Dulu, ketika aku masih memiliki bahu untuk menindihkan kepalaku, disana, aku selalu merasa bahwa aku masih beruntung. Memiliki bahu yang kokok ketika aku tumbangi. Itu dulu.
Aku jujur, hal yang paling membuat aku menyedihkan adalah soal cinta, aku tahu aku dulu salah, aku belum cukup umur untuk mengerti cinta, dan akhirnya... inilah yang aku terima dari cintakuu yg belum cukup umur.
Aku memang pernah pacaran dengan banyak laki- laki, tapi aku tidak pernah merasakan the one and only. Aku benar-benar jatuh dengan yang ini.pada saat aku tumbabg seperti ini, aku tidak memiliki bahu untuk aku sandarkan, tapi aku berfikir, aku masih punya Allah, Ibu,Ayah dan keluarga. Walaupun sebenarnya aku tahu, aku belum sepenuhnya mampu.
Dimana saat aku bisa merangkul sebuah bahu untuk bersHiandar kini tidak lagi. Apapun yang dulu aku lakukan tidak lagi.
Pada awalnya, semua ini tidak bisa aku lalui, tapi aku mencoba untuk tegar aku menunggu semuanya untuk kembali seperti sedia kala, namun... ternyata semuanya sudah tidak dapst diperbaiki lagi. Aku menangis.
Dulu, ketika aku masih memiliki bahu untuk menindihkan kepalaku, disana, aku selalu merasa bahwa aku masih beruntung. Memiliki bahu yang kokok ketika aku tumbangi. Itu dulu.
Aku jujur, hal yang paling membuat aku menyedihkan adalah soal cinta, aku tahu aku dulu salah, aku belum cukup umur untuk mengerti cinta, dan akhirnya... inilah yang aku terima dari cintakuu yg belum cukup umur.
Aku memang pernah pacaran dengan banyak laki- laki, tapi aku tidak pernah merasakan the one and only. Aku benar-benar jatuh dengan yang ini.pada saat aku tumbabg seperti ini, aku tidak memiliki bahu untuk aku sandarkan, tapi aku berfikir, aku masih punya Allah, Ibu,Ayah dan keluarga. Walaupun sebenarnya aku tahu, aku belum sepenuhnya mampu.

0 komentar:
Posting Komentar